Created (c) by Princexells Seyka (Princelling Saki)

Cara mencegah dan menangani kekerasan yang biasa terjadi pada perempuan

Kekerasan yang biasa terjadi pada perempuan
Kekerasan yang biasa terjadi pada perempuan (Kekerasan Seksual) adalah isu penting dan rumit dalam peta kekerasan terhadap perempuan karena memiliki dimensi yang sangat khas perempuan karena sering dikaitkan dengan isu moralitas. Seperti dilaporkan Komnas Perempuan, sejak tahun 1998 hingga 2010 menunjukkan hampir sepertiga kasus kekerasan terhadap perempuan adalah kasus kekerasan seksual. Ini setara dengan 91.311 kasus kekerasan seksual dari 295.836 total kasus kekerasan terhadap perempuan.

Kekerasan seksual terjadi di semua ranah: personal, publik dan negara.  Perempuan pembela HAM, perempuan penyandang cacat, yang hidup dengan HIV/AIDs dan pekerja migran memiliki kerentanan khusus terhadap kekerasan seksual. Perkosaan, perdagangan perempuan untuk tujuan seksual, pelecehan seksual dan penyiksaan seksual adalah empat jenis kekerasan seksual terbanyak yang dicatat Komnas Perempuan. Berulangnya kekerasan seksual dan penanganannya yang tidak tuntas membuat perempuan terampas hak konstitusionalnya atas jaminan rasa aman, perlindungan hukum, dan bebas dari kekerasan dan diskriminasi.

Apa yang bisa kita lakukan?

Setidaknya ada  10 (sepuluh) cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk ikut mencegah dan menangani kekerasan seksual:
  1. Bangun pemahaman tentang kekerasan seksual
  2. Jangan tinggal diam bila mengetahui adanya tindak kekerasan seksual.
  3. Segera laporkan pada pihak berwajib.
  4. Temani korban kekerasan seksual, bangun keyakinan korban untuk tidak menyalahkan dirinya sendiri
  5. Temani dan dukung korban bila ia hendak melapor. Bila korban enggan melapor,jangan dihakimi keputusannya itu.
  6. Berikan informasi kepada korban hak-haknya dan juga keberadaan lembaga-lembaga yang dapat ia hubungi untuk memperoleh informasi lebih lanjut ataupun masukan bagi upaya pencarian keadilan dan pemulihan
  7. Berikan informasi tentang kekerasan seksual kepada anggota keluarga, teman,tetangga, teman sekerja atau lainnya.
  8. Ajak mereka untuk ikut mendukung korban dengan cara tidak menyalahkan korban, tidak menstigma, tidak mengucilkan apalagi mengusir korban.
  9. Ikut serta dalam advokasi perubahan hukum untuk kepentingan perempuan korbankekerasan, termasuk dengan memantau jalannya proses penegakan hukum.
  10. Dukung kerja-kerja lembaga pengada layanan bagi perempuan korban kekerasandengan mengumpulkan informasi tentang kekerasan seksual yang terjadi disekelilingmu, memberikan dukungan, ikut serta dalam kampanye atau dalampenggalangan dana bagi penanganan korban.
Demikianlah Cara mencegah dan menangani kekerasan seksual, semoga bermanfaat untuk kita semua, Amin...

Sumber: http://www.facebook.com/notes/forum-solidaritas-buruh-serang/bicaralah-perempuan/110224345713931